RADARTASIKMALAYATV— Pelatih Persib Igor Tolic soroti pentingnya pembenahan tim saat Persib tantang raksasa Asia Tenggara dalam ASEAN Club Championship (ACC) 2026/27.
Persib Bandung akan menghadapi tantangan baru pada musim 2026/27.
Setelah sukses menjuarai BRI Super League 2025/26, Maung Bandung dipastikan ambil bagian di ASEAN Club Championship (ACC) 2026/27, kompetisi antarklub elite Asia Tenggara yang mempertemukan para juara dan tim terbaik dari kawasan.
Berdasarkan hasil undian, Persib tergabung di Grup B yang dihuni sejumlah kekuatan besar Asia Tenggara.
BACA JUGA: Patricio Matricardi Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026, Waspadai Ancaman Prancis yang Mematikan
Tim asal Bandung itu akan berhadapan dengan Lion City Sailors FC dari Singapura, Johor Darul Ta’zim (Malaysia), Cong An Ha Noi FC (Vietnam), Svay Rieng FC (Kamboja), Port FC (Thailand), serta pemenang laga play-off antara Ezra FC (Laos) dan Shan United FC (Myanmar).
Pelatih Persib, Igor Tolic, memandang keikutsertaan timnya di ACC sebagai tantangan besar sekaligus kesempatan untuk mengukur kualitas skuad di level regional.
Selain tampil di AFC Champions League Two (ACL 2), Persib juga akan bersaing dengan klub-klub terbaik Asia Tenggara yang selama ini menjadi kekuatan dominan di kawasan.
Menurut Tolic, Persib menyambut antusias kesempatan tampil di kompetisi yang mempertemukan tim-tim elite Asia Tenggara tersebut.
Ia menilai kehadiran Persib di panggung regional menjadi pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
“Ini merupakan kompetisi baru bagi kami yang mana nantinya mempertemukan tim-tim terkuat dari Asia Tenggara. Kami senang bisa bersaing di level tinggi dan berada di panggung besar ini,” ucap Igor.
Keikutsertaan di ACC 2026/27 juga membuat Persib mulai mempersiapkan diri sejak awal.
Tim dijadwalkan memulai program pramusim pada Juli mendatang. Bagi Igor Tolic, yang selama dua musim terakhir menjadi tangan kanan Bojan Hodak dalam mengantar Persib meraih gelar juara, proses evaluasi menjadi hal yang tidak bisa ditunda.
Pengalaman mendampingi Persib dalam dua musim terakhir membuat pelatih asal Kroasia tersebut memahami secara detail kualitas serta kedalaman skuad yang dimiliki.
Karena itu, ia mulai memetakan sejumlah aspek yang perlu diperbaiki agar Persib mampu bersaing di berbagai kompetisi.
Tak menutup kemungkinan, Persib akan melakukan penambahan amunisi baru apabila sanksi larangan registrasi pemain dari FIFA telah berakhir.
Kehadiran pemain anyar dinilai dapat meningkatkan daya saing tim yang musim depan akan menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik maupun internasional.
Igor Tolic menilai Persib telah memiliki fondasi kekuatan yang baik.
Namun, ia menyadari masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan.
Menurutnya, menghadapi tim-tim terbaik Asia Tenggara akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Maung Bandung.
Ia menegaskan bahwa Persib harus tetap rendah hati, terus belajar, dan memanfaatkan musim pertama di ACC sebagai momentum untuk berkembang.
Baginya, proses peningkatan kualitas tim menjadi hal penting agar Persib mampu berbicara banyak di panggung Asia Tenggara dan kompetisi Asia lainnya.






