RADARTASIKMALAYA.TV— Persib berpisah dengan Adam Przybek untuk musim depan. Persib dan Adam Przybek sepakat berbeda jalan. Persib Bandung resmi mengakhiri kebersamaan dengan penjaga gawang asal Inggris, Adam Przybek, setelah berakhirnya kompetisi Super League 2025/26.
Kesepakatan tersebut membuat kiper kelahiran Nuneaton 2 April 2000 itu tidak lagi menjadi bagian dari skuad Maung Bandung untuk menghadapi musim 2026/27.
Perpisahan ini terjadi melalui komunikasi yang berlangsung secara terbuka antara kedua belah pihak.
BACA JUGA: Saham EMTK dan SCMA Melonjak Tajam, Pasar Respons Rencana IPO RANS Entertainment
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik klub maupun pemain, termasuk membuka peluang yang lebih luas bagi perkembangan karier Adam di masa mendatang.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa Persib selalu menempatkan aspek pengembangan karier pemain sebagai salah satu pertimbangan utama dalam setiap keputusan strategis yang diambil klub.
Menurut Bos Persib Bandung ini, setelah melalui berbagai evaluasi dan diskusi, Persib bersama Adam akhirnya sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama.
Ia menegaskan, keputusan tersebut lahir dalam semangat saling menghormati serta sebagai upaya memberikan ruang yang lebih besar bagi sang pemain untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya.
“Setiap pemain tentu membutuhkan ruang dan kesempatan untuk terus berkembang. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Persib dan Adam bersepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama,” ujarnya.
“Keputusan ini diambil dengan semangat saling menghormati dan demi membuka peluang yang lebih baik bagi perjalanan kariernya ke depan,” ujar Adhitia.
Minim Menit Bermain, Adam Tetap Tunjukkan Profesionalisme Tinggi
Adam Przybek bergabung dengan Persib pada awal musim 2025/26 dengan ikatan kontrak berdurasi dua tahun.
Namun, sepanjang musim perjalanannya bersama tim kebanggaan Bobotoh itu tidak berjalan mudah.
Kiper berusia 26 tahun tersebut hanya mencatatkan satu penampilan di ajang Super League dan belum memperoleh kesempatan tampil di kompetisi AFC Champions League Two.
Meski demikian, keterbatasan menit bermain tidak mengurangi dedikasi maupun komitmennya terhadap tim.
Situasi semakin menantang ketika namanya harus keluar dari daftar pemain Super League akibat keterbatasan kuota pemain asing.
Dalam kondisi tersebut, Adam tetap menunjukkan sikap profesional yang mendapat apresiasi dari internal klub.
Ia terus mengikuti seluruh program latihan dengan disiplin tinggi, menjaga kondisi fisik dan mental, serta memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya hingga kompetisi berakhir.
Sikap tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi seorang pemain tidak selalu diukur dari jumlah pertandingan yang dimainkan.
Di balik minimnya kesempatan tampil, Adam tetap menjadi bagian penting dari atmosfer positif di ruang ganti.
Etos kerja, kesabaran, dan komitmennya dinilai ikut membantu Persib melewati musim yang sarat tantangan.
Persib Beri Apresiasi dan Doa Terbaik untuk Adam Przybek
Adhitia menilai profesionalisme yang ditunjukkan Adam selama berseragam Persib layak mendapatkan penghargaan.
Ia menyebut tidak semua kontribusi pemain tercermin dalam statistik pertandingan karena terdapat nilai-nilai lain seperti kerja keras, loyalitas, dan kesabaran yang memiliki arti besar bagi sebuah tim.
Karena itu, manajemen Persib menyampaikan apresiasi atas seluruh dedikasi yang telah diberikan Adam selama satu musim terakhir.
Klub juga mendoakan agar sang kiper mendapatkan lebih banyak peluang, pengalaman berharga, dan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya.
Perpisahan ini menandai berakhirnya satu babak dalam perjalanan Adam Przybek bersama Persib Bandung.
Meski singkat, kebersamaan tersebut meninggalkan kesan tentang arti profesionalisme dan komitmen seorang pemain yang tetap memberikan yang terbaik untuk tim, bahkan ketika kesempatan tampil di lapangan tidak datang sesering yang diharapkan.






