Smart Masque, Digitalisasi Pengelolaan Masjid Sebagai Pusat Dakwah

RADARTASIKMALAYA.TV— Program pengabdian masyarakat dosen Universitas Siliwangi Tasikmalaya menginisiasi implementasi teknologi smart mosque berbasis website kepada pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Hj Siti Marnah Perumahan Viola Griya Asri 3, Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (29/03/2026).

Implementasi teknologi smart mosque berbasis website merupakan inisiatif digitalisasi manajemen masjid untuk meningkatkan transparansi keuangan, efisiensi administrasi, serta sarana dakwah bagi jemaah di Perumahan Viola Griya Asri 3.

Prof. Dr Wahidin, MPd, Ketua Prodi S3 Pendidikan Universitas Siliwangi (Unsil) dalam sambutannya menegaskan, menghadapai era serba digital, masjid sebagai sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan umat, harus mengikuti perkembangan zaman yang serba digital.

“Zaman yang serba digital, serba teknologi kecerdasan buatan (AI), sudah merambah ke semua sektor. Sekolah cerdas, kampus cerdas, lingkungan hunian serba cerdas berbasis teknologi digital. Nah, sudah saatnya, masjid sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan umat harus mengikutinya,” tegasnya.

Lanjut Prof Wahidin—sapaan akrabnya—implementasi teknologi smart mosque berbasis website untuk masjid, sudah saatnya diimplemetasikan untuk memudahkan sarana dakwah dan kemudahan umat mendapat informasi terkait pengelolaan masjid.

“Unsil saat ini memiliki program studi informatika dan kecerdasan buatan. Maka, kami berinovasi dan membuat aplikasi smart mosque ini yang bermanfaat bagi umat,” imbuhnya.

Implementasi teknologi smart mosque berbasis website memudahkan umat untuk mengakses informasi secara digital tentang manajemen pengelolaan masjid, informasi terkait kegiatan dakwah di masjid. Bahkan, kegiatan keagamaan dan dakwah bisa disajikan secara live dan bisa diakses dari smart phone warga.

“Hanya yang perlu diingat, jangan sampai, kemudahan akses mengakses dakwa secara langsung melalui aplikasi atau website, mengurungkan niat warga untuk datang ke masjid,” ucap Prof. Wahidin.

Untuk itu, DKM harus memikirkan strategi agar dengan kemudahan akses dakwah ini, kehadiran umat untuk datang langsung ke masjid tetap tinggi.

“Ini mungkin bagi mereka yang berhalangan hadir secara langsung ke masjid,” tegasnya.

Ketua DKM Hj Siti Marnah Perumahan Viola Griya Asri 3, Ustad Lutfi menyambut baik teknologi smart mosque dari LPM Unsil ini. Menurut dia, ini terobosan bagi DKM untuk keterbukaan informasi terkait pengelolaan masjid dan sarana dakwah yang bisa diakses warga.

“Kami tertarik dengan program ini. Dan kedepannya, kami akan mengembangkan teknologi informasi berbasis web ini untuk kepentingan umat di wilayan kami,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *