Indonesia Derby 2026 di Pangandaran: 154 Kuda Pacu Perebutkan Hadiah Rp1 Miliar dalam Kejurnas Seri I Pordasi

RADARTASIKNALAYA.TV— Dunia pacuan kuda Indonesia kembali memasuki salah satu momen paling bergengsi pada musim kompetisi 2026.

Indonesia’s Horse Racing (IHR) akan menggelar Kejuaraan Nasional Seri I Indonesia Derby 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026).

Kejuaraan yang telah menjadi agenda utama kalender pacuan kuda nasional tersebut dipastikan menghadirkan persaingan sengit.

Sebanyak 154 kuda pacu terbaik dari 13 provinsi akan turun berlaga memperebutkan total hadiah senilai Rp1 miliar.

Legok Jawa kembali menjadi sorotan karena merupakan satu-satunya gelanggang pacuan kuda di Indonesia yang berada di kawasan tepi pantai.

Lintasan balap dengan latar panorama Samudera Hindia menghadirkan pengalaman berbeda, memadukan kompetisi olahraga berkualitas dengan pesona wisata alam Pangandaran.

Komitmen Hadirkan Pacuan Kuda Berkelas Nasional

CEO SARGA.CO, Nugdha Achadie, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 merupakan wujud komitmen bersama PP PORDASI untuk terus menghadirkan kompetisi pacuan kuda yang prestisius sekaligus memberikan pengalaman baru bagi masyarakat.

Menurutnya, konsep penyelenggaraan tahun ini dirancang agar penonton tidak hanya menikmati ketegangan persaingan di lintasan, tetapi juga dapat merasakan atmosfer khas kawasan pesisir Pangandaran yang menjadi daya tarik utama Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa.

13 Daerah Turunkan Kuda Terbaik, Kejar Poin Piala Presiden

Indonesia Derby 2026 akan diikuti kuda-kuda terbaik dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Selatan.

Seluruh peserta akan bersaing dalam 18 kelas perlombaan, termasuk 8 kelas utama yang berstatus Kejuaraan Nasional Seri I.

Hasil dari delapan kelas utama tersebut memiliki arti penting karena setiap kuda yang naik podium akan menyumbangkan poin bagi daerah asalnya.

Akumulasi poin dari Seri I dan Seri II nantinya akan menentukan peraih gelar Juara Umum Piala Presiden Republik Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Derby 2.000 Meter Jadi Magnet Utama Kejuaraan

Persaingan paling dinanti akan tersaji di Kelas Derby (3 Tahun) dengan jarak tempuh 2.000 meter yang menyediakan hadiah utama sebesar Rp250 juta.

Sejumlah nama kuda yang tampil impresif sepanjang paruh musim 2026 dipastikan ambil bagian, di antaranya Nara Eclipse, Monochrome, dan Zilong Rimboka dari Sulawesi Utara.

Jawa Barat menurunkan Aurora of Khalim dan King Asva, sementara Kalimantan Selatan mengandalkan P. Putra Borneo serta P. Putri Barbara.

Persaingan semakin menarik dengan hadirnya Suntora Berjaya dari DKI Jakarta dan Emmera Sakti PM yang mewakili Jawa Timur.

Selain kelas Derby, perhatian juga tertuju pada Kelas Remaja yang menghadirkan duel Kana Eclipse asal Sulawesi Utara menghadapi Fiona of Khalim dari Jawa Barat untuk memperebutkan hadiah Rp125 juta.

Persaingan sengit juga diprediksi terjadi di Kelas Kuda Pemula A/B (2 Tahun). Clover the King dan Marino the King dari Jawa Barat akan berhadapan dengan Farina Eclipse dari Sulawesi Utara dalam lomba sejauh 1.400 meter dengan total hadiah Rp100 juta.

Sementara itu, di Kelas 4 Tahun A/B, persaingan akan mempertemukan Princess Gavi (Jawa Barat), Kashmir BB (Papua Selatan), serta Romantic Spartan (Sumatera Barat) untuk memperebutkan predikat sebagai salah satu kuda dewasa terbaik musim ini.

PORDASI Nilai Persaingan Pacuan Kuda Nasional Semakin Berkembang

Ketua Umum PP PORDASI, Aryo PS Djojohadikusumo, menilai Indonesia Derby tetap menjadi salah satu kejuaraan paling bergengsi dalam kalender pacuan kuda nasional.

Ia menyebut tingginya partisipasi daerah yang kembali mengirimkan kuda-kuda terbaiknya menjadi indikator positif terhadap perkembangan pembinaan olahraga pacuan kuda di Indonesia.

Menurut Aryo, penyelenggaraan Indonesia Derby yang memasuki edisi ke-60 diharapkan mampu melahirkan prestasi-prestasi baru sekaligus menjadi tolok ukur peningkatan kualitas pacuan kuda nasional.

Ia juga berharap kompetisi tersebut semakin memperkuat budaya persaingan yang sehat menuju perebutan gelar Juara Umum Piala Presiden Republik Indonesia.

“Kejurnas Seri I Indonesia Derby merupakan salah satu kejuaraan pacuan kuda paling utama dan terbesar dalam kalender PORDASI,” ujarnya.

“Kami menyambut baik antusiasme daerah-daerah yang kembali mengirimkan kuda-kuda terbaiknya untuk berlaga pada Kejurnas yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-60. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan pacuan kuda di berbagai daerah terus berkembang dan semakin kompetitif,” kata dia.

“Kami berharap Indonesia Derby 2026 tidak hanya melahirkan prestasi baru, tetapi juga menjadi tolok ukur peningkatan kualitas pacuan kuda nasional serta memperkuat semangat persaingan yang sehat menuju penentuan Juara Umum Piala Presiden Republik Indonesia.”

Konsep Summer Race Padukan Olahraga, Hiburan, dan Wisata

Tak hanya menyajikan kompetisi di lintasan, Indonesia Derby 2026 juga dikemas dalam konsep Summer Race yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan destinasi wisata.

Empat presenter ternama, yakni Surya Insomnia, Ananda Omesh, Imam Darto, dan Angga Nggok, yang tergabung dalam Podkesmas, dijadwalkan menjadi bintang tamu untuk memeriahkan acara.

VP Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan, menjelaskan bahwa konsep Summer Race lahir dari karakter unik Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa yang berada tepat di kawasan pesisir.

Menurutnya, suasana musim panas yang santai dipadukan dengan hiburan dan panorama pantai diharapkan mampu menjadikan Indonesia Derby sebagai destinasi akhir pekan bagi masyarakat, bukan sekadar ajang olahraga.

Tiket Mulai Rp65 Ribu, Area Reguler Tetap Gratis

Panitia tetap menyediakan area reguler yang dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya.

Bagi penonton yang menginginkan kenyamanan lebih, tersedia Tiket Tribun mulai Rp65 ribu, sedangkan Hill View dibanderol Rp750 ribu untuk pembelian secara daring dan Rp1 juta untuk pembelian langsung di lokasi.

Tiket anak-anak memperoleh potongan harga sebesar 50 persen.

Tiket dapat dibeli melalui platform SARGA TIKET maupun secara langsung di lokasi penyelenggaraan pada hari perlombaan.

Menutup rangkaian persiapan, Nugdha Achadie mengajak masyarakat untuk hadir langsung di Pangandaran guna menikmati atmosfer Indonesia Derby 2026.

Ia menilai perpaduan antara kompetisi pacuan kuda berkualitas nasional dengan panorama laut lepas menjadi pengalaman yang sulit ditemukan di arena pacuan kuda lainnya di Indonesia.

Indonesia Derby 2026 mendapat dukungan dari Arsari Tambang, Pertamina, Japfa, Fortis, Susi Air, Kereta Api Indonesia (KAI), Blue Blood Stable, Nata de Coco, dan Cleo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *