RADARTASIKMALAYA.TV— Usai menjalani musim debut bersama Persib Bandung, Luciano Guaycochea memilih pulang ke Santa Rosa, Argentina. Gelandang Persib ini menikmati liburan di Argentina.
Gelandang Persib Luciano Guaycochea memanfaatkan jeda kompetisi dengan menikmati momen kebersamaan bersama keluarga di kampung halamannya, Santa Rosa, La Pampa, Argentina.
Di tengah libur panjang, pemain bernomor punggung 8 tersebut lebih banyak menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat sebelum kembali menjalani persiapan menghadapi musim baru.
Luciano Guaycochea menjadi salah satu rekrutan Persib Bandung pada awal musim 2025/26.
Pada musim perdananya bersama Maung Bandung, pemain berusia 34 tahun itu mampu memberikan kontribusi positif dengan mencatatkan 26 penampilan di semua kompetisi, disertai torehan lima gol dan dua assist.
Pemain yang akrab disapa Lucho itu mengungkapkan bahwa kehidupan di Santa Rosa berjalan sederhana.
Sebagian besar waktunya diisi dengan berkumpul bersama keluarga, sementara sesekali ia menyempatkan diri bertemu teman-teman dan kerabat lainnya.
Selain menikmati waktu bersama keluarga besar, Lucho juga tetap menjaga kebugaran tubuhnya.
Ia mengaku beberapa kali mengunjungi akademi sepak bola milik pamannya untuk melakukan latihan ringan sekaligus bersilaturahmi dengan orang-orang yang berada di sana.
Suasana malam di La Pampa pun dimanfaatkannya untuk berkumpul bersama sahabat-sahabat lama sambil menikmati hidangan barbeque khas Argentina.
Tidak jarang, ia lebih memilih bersantai di rumah dan membiarkan teman-temannya datang untuk menghabiskan waktu bersama.
Kedekatan keluarga besar Guaycochea dengan dunia sepak bola memang sudah berlangsung lama.
Lucho diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan gelandang Liverpool dan Timnas Argentina, Alexis Mac Allister. Ikatan tersebut semakin memperkuat tradisi sepak bola yang telah mengakar dalam keluarganya.
Bagi Lucho, masa liburan kali ini menjadi kesempatan berharga untuk melepas penat setelah menjalani musim yang padat bersama Persib Bandung.
Di tengah suasana tenang khas La Pampa, ia tetap menjaga ritme latihan agar siap kembali memberikan kontribusi terbaik bagi Maung Bandung pada kompetisi mendatang.
“Saya juga bertemu beberapa orang di Akademi milik paman sambil berlatih ringan dan malam hari, saya dan teman-teman makan BBQ,” ujarnya.
“Seringkali, saya diam di rumah dan teman-teman yang datang. Ini hari-hari yang normal di La Pampa,” kata Lucho.






