RADARTASIKMALAYA.TV — Akhirnya Persib lepas mantan bintang Persija Jakarta yang punya umpan silang di atas rata-rata, Rezaldi Hehanussa.
Persib Bandung resmi mengakhiri kebersamaan dengan Muhammad Rezaldi Hehanussa setelah kontrak bek kiri tersebut berakhir menjelang dimulainya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.
Keputusan itu menutup perjalanan selama tiga setengah musim yang diwarnai dedikasi, perjuangan, hingga kontribusi penting dalam salah satu era paling sukses dalam sejarah klub.
Rezaldi, yang akrab disapa Bule, bergabung dengan Pangeran Biru pada putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 ketika tim masih ditangani Luis Milla.
Kehadirannya saat itu menjadi bagian dari strategi klub untuk memperkuat sektor pertahanan kiri sekaligus menambah kedalaman skuad dalam menghadapi persaingan kompetisi yang semakin ketat.
Tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, pemain kelahiran Jakarta, 7 November 1995 tersebut langsung menunjukkan kualitasnya.
Pada musim debutnya bersama Persib, Rezaldi tampil dalam 12 pertandingan dan mampu memberikan kontribusi yang solid.
Pengalaman, konsistensi, serta etos kerja yang dimilikinya membuat dirinya menjadi salah satu sosok penting di lini belakang Maung Bandung.
Perubahan di kursi pelatih dari Luis Milla kepada Bojan Hodak tidak mengurangi peran Rezaldi di dalam tim. Ia tetap dipercaya menjadi bagian dari skuad, baik melalui kontribusi di lapangan maupun pengaruh positifnya di ruang ganti sebagai pemain berpengalaman.
Masa bakti Rezaldi bersama Persib Bandung juga bertepatan dengan periode emas klub.
Ia menjadi bagian dari skuad yang berhasil mengantarkan Pangeran Biru meraih gelar juara Liga 1 musim 2023/2024, sekaligus membantu menjaga tradisi prestasi pada musim berikutnya.
Meski tidak selalu menjadi sorotan utama, kontribusinya dinilai turut memperkuat fondasi keberhasilan tim.
Namun, perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Memasuki musim ketiganya di Bandung, Rezaldi harus berjuang menghadapi cedera yang membuatnya absen dalam waktu cukup lama.
Situasi itu menjadi tantangan besar yang menghambat kontinuitas penampilannya bersama tim.
Sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan sekaligus menjaga perkembangan karier sang pemain, manajemen Persib Bandung kemudian memutuskan meminjamkannya ke Persik Kediri.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantunya mendapatkan menit bermain yang lebih banyak sehingga mampu kembali menemukan performa terbaiknya.
Kini, setelah melewati berbagai momen bersama, Persib Bandung dan Rezaldi resmi mengakhiri kerja sama dengan penuh rasa saling menghormati.
Hubungan baik yang telah terjalin selama lebih dari tiga musim disebut akan tetap menjadi bagian dari ikatan antara pemain dan klub.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan Rezaldi selama berseragam Pangeran Biru.
Menurutnya, bek berusia 30 tahun tersebut telah memberikan kontribusi berarti bagi perjalanan klub, terutama dalam periode ketika Persib berhasil mengukir prestasi membanggakan.
Adhitia juga menilai nama Rezaldi akan selalu menjadi bagian dari sejarah Persib Bandung karena perannya dalam perjalanan tim meraih gelar juara.
Manajemen pun mendoakan agar karier sang pemain terus berkembang dan mampu meraih kesuksesan pada pelabuhan berikutnya.
“Hatur nuhun, Rezaldi Hehanussa. Terima kasih atas dedikasi, profesionalisme, kerja keras, dan seluruh kontribusi yang telah diberikan selama membela Persib,” ujarnya.
“Rezaldi akan selalu menjadi bagian dari perjalanan sejarah klub, khususnya dalam periode penuh prestasi yang kita raih bersama. Semoga sukses dan terus meraih yang terbaik dalam perjalanan karier berikutnya,” ujar Adhitia.
Berakhirnya kebersamaan ini menjadi penutup dari kisah tiga setengah musim yang dipenuhi kerja keras, loyalitas, dan semangat pantang menyerah.
Meski tidak lagi mengenakan jersey Persib kebanggaan Bobotoh, jejak pengabdian Muhammad Rezaldi Hehanussa akan tetap dikenang sebagai bagian dari perjalanan sukses Persib dalam beberapa musim terakhir.






